Kakan Kemenag Tapanuli Utara Lepas Kontingen Madrasah Ikuti Jamda XI Gerakan Pramuka Sumut 2026
Tarutung (Admin Yafata) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Utara, Bapak Badenggan Abednego Sihobing, S.Th, M.M, secara resmi melepas kontingen peserta Jambore Daerah (Jamda) XI Gerakan Pramuka Sumatera Utara Tahun 2026 tingkat Penggalang dari madrasah di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Utara. Pelepasan dilaksanakan pada Senin (6/7/2026) di Lapangan Yayasan Al-Falah Tarutung sebagai bentuk dukungan dan motivasi kepada para peserta sebelum mengikuti perhelatan kepramukaan terbesar di tingkat Provinsi Sumatera Utara.
Kegiatan pelepasan tersebut berlangsung dalam suasana penuh semangat dan kebanggaan. Para peserta, pembina, guru pendamping, serta jajaran Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Utara hadir untuk memberikan dukungan kepada kontingen yang akan mewakili madrasah pada ajang bergengsi tersebut.
Setelah pelepasan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Utara, seluruh peserta akan diberangkatkan secara resmi oleh Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara pada Selasa (7/7/2026) di depan Kantor Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Tapanuli Utara sebelum bertolak menuju lokasi perkemahan.
Dalam arahannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Utara menegaskan bahwa keikutsertaan peserta didik dalam kegiatan kepramukaan, khususnya Jambore Daerah, memiliki nilai strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang berintegritas, mandiri, disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki jiwa kepemimpinan.
Menurutnya, pendidikan kepramukaan merupakan salah satu wahana pembinaan karakter yang mampu melengkapi proses pendidikan di madrasah. Melalui berbagai aktivitas yang dilaksanakan selama jambore, para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru, tetapi juga belajar bekerja sama, menghargai perbedaan, menyelesaikan persoalan secara bersama-sama, serta mengembangkan sikap kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.
"Keikutsertaan dalam jambore ini sangat penting dalam pembinaan mental, khususnya dalam menyiapkan calon pemimpin di masa mendatang. Karena itu, saya berharap seluruh peserta memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk mengembangkan potensi diri, baik dalam bidang pengetahuan maupun keterampilan. Jadikan setiap kegiatan sebagai sarana belajar, menambah pengalaman, memperluas persahabatan, dan meningkatkan rasa percaya diri," ujar beliau.
Lebih lanjut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Utara mengingatkan agar seluruh peserta senantiasa menjaga nama baik madrasah, keluarga, dan Kabupaten Tapanuli Utara selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Menurutnya, sikap, perilaku, kedisiplinan, serta semangat kebersamaan yang ditunjukkan peserta akan menjadi cerminan kualitas pendidikan madrasah.
"Selain memperoleh pengalaman yang sangat berharga, saya berharap seluruh peserta mampu membawa nama baik Tapanuli Utara, khususnya madrasah. Tunjukkan sikap yang santun, disiplin, bertanggung jawab, serta mampu bekerja sama dengan peserta dari daerah lain. Pengalaman yang kalian peroleh nantinya akan menjadi bekal berharga dalam mempersiapkan diri menjadi pemimpin di masa depan," tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, beliau juga menyampaikan apresiasi kepada para kepala madrasah, guru pembina Pramuka, pelatih, serta orang tua yang telah memberikan dukungan penuh sehingga peserta dapat mengikuti kegiatan Jambore Daerah Tahun 2026. Menurutnya, keberhasilan pembinaan karakter peserta didik tidak terlepas dari sinergi antara madrasah, keluarga, dan organisasi kepramukaan.
Kontingen madrasah dari Kabupaten Tapanuli Utara yang mengikuti Jamda XI Gerakan Pramuka Sumatera Utara Tahun 2026 berjumlah 16 peserta. MTs Al-Falah Tarutung mengirimkan 12 peserta yang terdiri atas enam putra dan enam putri. Sementara itu, MTs Negeri Tapanuli Utara mengirimkan empat peserta yang terdiri atas dua putra dan dua putri. Seluruh peserta telah melalui proses pembinaan dan persiapan sehingga diharapkan mampu mengikuti setiap agenda kegiatan dengan baik.
Jambore Daerah (Jamda) XI Gerakan Pramuka Sumatera Utara Tahun 2026 akan dilaksanakan pada tanggal 8–12 Juli 2026 di Bumi Perkemahan Sibolangit. Kegiatan tersebut diperkirakan akan diikuti sekitar 5.575 peserta dan pengunjung dari berbagai kabupaten dan kota se-Sumatera Utara.
Selama pelaksanaan jambore, peserta akan mengikuti beragam kegiatan pendidikan kepramukaan yang bertujuan membentuk karakter, meningkatkan keterampilan, memperkuat jiwa kepemimpinan, menanamkan semangat kebangsaan, kepedulian terhadap lingkungan, serta mempererat persaudaraan antarsesama anggota Pramuka. Berbagai perlombaan, permainan edukatif, bakti sosial, kegiatan budaya, dan pelatihan keterampilan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang telah dipersiapkan oleh panitia.
Keikutsertaan kontingen madrasah dari Kabupaten Tapanuli Utara diharapkan tidak hanya menjadi ajang menambah pengalaman, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan prestasi, semangat, dan karakter peserta didik madrasah di tingkat Provinsi Sumatera Utara. Dengan bekal pembinaan yang telah diberikan, para peserta diharapkan mampu menjadi duta madrasah yang membanggakan serta membawa pulang pengalaman, persahabatan, dan nilai-nilai kepramukaan yang akan bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari maupun sebagai bekal menjadi generasi penerus bangsa yang berakhlak, cerdas, dan berdaya saing.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
SEKRETARIS YAYASAN RAIH JUARA 2 KOMPETISI AKADEMIK ISLAMI INTERNASIONAL DI YAMAN
Tarutung — Sebuah prestasi kembali diraih dunia pendidikan Islam di Tapanuli Utara. Sekretaris Pengurus Yayasan Al-Falah Tarutung, Syaiful Rahmat Panggabean, berhasil meraih Juara
LP3H YAYASAN AL-FALAH TARUTUNG JAJAKI KERJA SAMA DENGAN HASYDEMI UNTUK PENDIDIKAN DAN PELATIHAN JURU SEMBELIH HALAL
Tarutung, 12 September 2025 – Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) Yayasan Al-Falah Tarutung terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan industri halal di
LP3H YAYASAN AL-FALAH TARUTUNG SERAHKAN SERTIFIKAT HALAL KEPADA PELAKU USAHA UMKM DI TARUTUNG
Pada hari Jumat, 12 September 2025, berlangsung kegiatan penting bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Tapanuli Utara. Ketua Lembaga Pendamping Proses Pr
KEPALA MIS AL-FALAH TARUTUNG HADIRI RAPAT KOORDINASI REHABILITASI MADRASAH 2025 DI MEDAN
Tarutung, 29 Agustus 2025 — Kepala Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al-Falah Tarutung, Novi Anggreini, didampingi staf madrasah Desi Tambunan, turut berpartisipasi dalam Rapat Koo
AUDIENSI LP3H YAYASAN AL-FALAH TARUTUNG DENGAN PEMERINTAH KABUPATEN TAPANULI UTARA: SINERGI DALAM MENDUKUNG SERTIFIKASI HALAL UNTUK UMKM
Tarutung, 28 Agustus 2025 – Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) Yayasan Al-Falah Tarutung menggelar audiensi resmi dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara pada Kamis,
YAYASAN AL-FALAH TARUTUNG LUNCURKAN APLIKASI KEUANGAN MADRASAH (AURA) UNTUK PERMUDAH PEMBAYARAN DONASI
Tarutung, Agustus 2025 – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan transparansi pengelolaan keuangan pendidikan, Yayasan Al-Falah Tarutung resmi meluncurkan Aplikasi Keuanga
YAYASAN AL-FALAH TARUTUNG BUKA DONASI UNTUK PEMBANGUNAN SMA ISLAM TERPADU
Tarutung, Agustus 2025 – Komitmen Yayasan Al-Falah Tarutung dalam meningkatkan mutu pendidikan Islam kembali ditunjukkan dengan langkah penting dalam mendirikan SMA Islam Terpadu
YAYASAN AL-FALAH TARUTUNG LUNCURKAN APLIKASI JIBAS, PERKUAT KOMUNIKASI ANTARA MADRASAH DAN ORANG TUA SISWA
Tarutung, Agustus 2025 – Yayasan Al-Falah Tarutung kembali melakukan terobosan penting dalam rangka meningkatkan kualitas layanan pendidikan dengan merilis aplikasi JIBAS (J
MIS DAN MTS AL-FALAH TARUTUNG SABET JUARA DI AJANG LOMBA MARCHING BAND TINGKAT KABUPATEN TAPANULI UTARA
Tarutung, 17 Agustus 2025 – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 di Kabupaten Tapanuli Utara berlangsung meriah dengan berbagai kegiatan yang melib
UPACARA HUT KE-80 RI DI LINGKUNGAN YAYASAN AL-FALAH TARUTUNG: MOMENTUM MERAWAT KEBINEKAAN DAN MENJAGA KEDAULATAN BANGSA
Tarutung, 17 Agustus 2025 – Suasana pagi di Lapangan MTs Al-Falah Tarutung terasa berbeda dari biasanya. Sejak pukul 09.00 WIB, para guru, kepala madrasah, dan tenaga kependidikan
